Minggu, 24 Juni 2012

JANGAN LANGSUNG SIKAT GIGI SETELAH MAKAN !


Menyikat gigi sehabis makan memang disarankan agar bakteri-bakteri tidak berkembang di dalam mulut. Namun, Anda perlu tahu jeda waktu yang tepat untuk menyikat gigi setelah makan atau minum.

Dokter gigi memperingatkan bahwa menyikat gigi dalam setengah jam pertama setelah makan atau minum secangkir kopi justru akan menyebabkan kerusakan parah pada gigi Anda.

Segera menyikat gigi setelah makan justru akan menaikkan kadar asam di gigi. Pada akhirnya, akan melemahkan email gigi dan membuat gigi menjadi rusak.

"Dengan menyikat gigi, Anda justru mendorong asam lebih masuk ke dalam enamel dan dentin gigi (lapisan di bawah enamel)," ungkap Dr Howard R. Gamble, presiden dari Academy of General Dentistry, seperti dikutip melalui Dailymail.

Hal tersebut akan semakin diperparah bila seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam, seperti minuman bersoda.
 
 
 
CALL US NOW !!
Get a personal dentist and change your oral behaviour now.. call us :
+623171403020 - +62817373783
Pin BB : 2274638A

Email >> whitenvy@ymail.com
Facebook >> Whitenvy Dental Cosmetic
Follow us on Twitter >> @WHITENVY
Contact us on >>
www.whitenvy.com
www.whitenvy.webs.com
www.whitenvy.blogspot.com

Practice Hour : by appointment & reference only!




BIG LOVE [♥]
drg. Lauren White

Senin, 18 Juni 2012

GIGI RUSAK BIKIN WANITA SUSAH HAMIL


Kesehatan gigi dan mulut memang sangat penting bagi setiap orang, termasuk wanita. Berdasarkan sebuah penelitian terbaru, wanita yang kesehatan giginya buruk lebih mungkin menghadapi masalah ketika mereka merencanakan kehamilan.
 
Penelitian yang dipimpin oleh peneliti dari Australia ini menunjukkan bahwa penyakit periodontal (penyakit gusi akibat kerusakan jaringan akar gigi) bisa menghambat kesuburan wanita.

Dalam penelitian tersebut, peneliti melibatkan 1.956 wanita (usia rata-rata 31 tahun) yang berencana untuk segera hamil. Peneliti menemukan sekitar 146 wanita harus membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk hamil. Dari jumlah ini, diketahui bahwa wanita-wanita tersebut sedang berjuang untuk menyembuhkan penyakit periodontal. Wanita yang memiliki masalah periodontal memiliki 42 persen lebih lama untuk segera hamil.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction (Edisi Mei 2012) juga menunjukkan bahwa wanita dengan komplikasi periodontal memerlukan waktu untuk hamil rata-rata 7 bulan, dibandingkan wanita dengan kesehatan gigi yang baik, yaitu hanya 5 bulan. Namun, faktor penyebab lain, seperti obesitas, perokok, atau lanjut usia juga dapat memperlama waktu untuk hamil.
Peneliti masih belum mengetahui apa hubungan antara kesehatan gigi dengan masalah kesuburan wanita. Namun peneliti meyakini bahwa jenis bakteri mulut yang menyebabkan masalah di gigi juga dapat menyebabkan peradangan, yang tidak hanya berdampak pada kesehatan plasenta tetapi mungkin dapat meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur.

Dilansir melalui worlddental, para wanita dianjurkan untuk selalu memperhatikan kesehatan mulut, terutama mendapatkan perawatan yang tepat saat menderita penyakit periodontal di tahap awal.
 
 
 
CALL US NOW !!
Get a personal dentist and change your oral behaviour now.. call us :
+623171403020 - +62817373783
Pin BB : 2274638A

Email >> whitenvy@ymail.com
Facebook >> Whitenvy Dental Cosmetic
Follow us on Twitter >> @WHITENVY
Contact us on >>
www.whitenvy.com
www.whitenvy.webs.com
www.whitenvy.blogspot.com

Practice Hour : by appointment & reference only!




BIG LOVE [♥]
drg. Lauren White

Sabtu, 16 Juni 2012

BAHAYANYA SIKAT GIGI ELEKTRIK

Kesehatan gigi mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum. Itulah sebabnya kita harus menjaga kesehatan gigi dengan teratur menyikat gigi. Namun, pernahkah Anda menyadari, sebetulnya mana yang lebih bagus, sikat gigi manual atau yang elektrik?

Meskipun sebagian dokter gigi merekomendasilan penggunaan sikat gigi elektrik, namun U.S Food and Drug Administration (FDA) justru menganjurkan sebaliknya. Menurut FDA, sikat gigi elektrik membahayakan kesehatan.

Shumaya Ali, dari bagian keamanan konsumen FDA, menjelaskan adanya laporan dari konsumen pengguna sikat gigi elektrik bahwa sikat gigi jenis ini berbahaya. Beberapa diantaranya mengeluhkan terlepasnya bagian-bagian sikat gigi, sehingga bisa melukai atau mematahkan gigi, bahkan terlempar hingga mengenai mata atau masuk ke tenggorokan hingga penggunanya tersedak.

"Sikat gigi elektrik ini bisa sangat berbahaya, apalagi bila anak-anak yang menggunakannya, perlu selalu diawasi," tambah Susan Runner, kepala divisi layanan gigi FDA, dilansir melalui medicmagic.

Meskipun, sikat gigi elektronik bisa menghilangkan karang gigi, namun sikat gigi jenis ini bisa menyebabkan luka pada bibir anak, luka dan bulu sikat terlepas dan yang tersangkut di amandel anak.

FDA mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menggunakan sikat gigi untuk mengurangi risiko cedera dengan mengganti kepala sikat setiap tiga bulan atau saat terasa mulai longgar. Dan, perhatikan saat membeli atau sebelum menggunakan sikat gigi elektrik.
 
 

CALL US NOW !!
Get a personal dentist and change your oral behaviour now.. call us :
+623171403020 - +62817373783
Pin BB : 2274638A

Email >> whitenvy@ymail.com
Facebook >> Whitenvy Dental Cosmetic
Follow us on Twitter >> @WHITENVY
Contact us on >> www.whitenvy.com
www.whitenvy.webs.com
www.whitenvy.blogspot.com

Practice Hour : by appointment & reference only!



BIG LOVE [♥]
drg. Lauren White

Rabu, 09 November 2011

Derita Sakit Gigi


Sakit gigi dapat membuat hidup sengsara. Baik yang berupa nyeri berdenyut terus-menerus, atau tajam menusuk tiba-tiba ketika kita makan atau minum. Semua gejala tersebut menunjukkan, salah satu gigi kita tidak sehat seperti seharusnya.

Artinya, saatnya mengunjungi dokter gigi dan diperiksa.

Tetapi banyak orang mencoba menunda-nunda kunjungan ke dokter gigi (dengan berbagai alasan). Sebenarnya hal ini tidak bijak, sebab makin cepat penyebab sakit gigi diketahui, makin cepat pula gigi bisa dirawat.

Gigi kita dilindungi oleh permukaan luar yang keras (enamel) dan di bawahnya ada lapisan yang disebut dentin. Plak yang terbentuk pada gigi kita bereaksi dengan makanan manis sehingga menimbulkan asam — yang kemudian mengikis enamel pada gigi kita dan menyebabkan pembusukan.

Pembusukan adalah sumber utama sakit gigi. Jika gigi tidak teratur dibersihkan dari plak, maka asam yang mengikis enamel tadi lama-lama bisa menghasilkan lubang — yang bisa bertambah besar. Akhirnya, lubang tadi bisa mencapai rongga pulpa gigi bagian dalam dan menyebabkan infeksi gigi secara keseluruhan. Termasuk jaringan pendukung gigi.

Oleh karena itu, mengunjungi dokter gigi Anda amatlah penting untuk dua alasan. Pertama, agar dokter gigi Anda dapat melihat dan membersihkan plak yang menumpuk. Kedua, agar dokter gigi dapat mendeteksi lubang pada gigi sejak dini, dan menambalnya sebelum makin besar dan serius.

Sementara itu, apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah sakit gigi?

Membersihkan plak yang menumpuk
Cara terbaik untuk membersihkan plak adalah dengan menyikat gigi secara teratur. Anda harus menyikat gigi dua kali setiap hari (setelah makan dan sebelum tidur). Kebanyakan dokter gigi juga akan merekomendasikan bahwa Anda menggunakan dental floss secara teratur juga.

Menghindari makanan ringan dan minuman manis
Ini adalah jenis makanan dan minuman yang bereaksi dengan plak pada gigi Anda untuk menyebabkan asam. Dengan menghindari makanan bergula dan minuman, pembentukan lubang pada gigi pun dapat dihindari.

Ingatlah, rasa sakit adalah tanda peringatan dari tubuh kita bahwa ada yang tidak beres dalam tubuh. Ini berlaku pula untuk sakit gigi.

Tapi jangan juga menunggu hingga sakit gigi baru Anda mengunjungi dokter gigi. Kunjungilah dokter gigi Anda secara teratur (paling sedikit setiap tiga bulan), supaya kesehatan gigi dan mulut Anda bisa diperiksa.

Bukankah mencegah lebih baik dari mengobati?

Salam sehat… ^^

Sabtu, 22 Oktober 2011

Mulut Bersih Bebas Infeksi


Walau giginya belum tumbuh, daerah mulut harus tetap dibersihkan agar tak mengundang tumbuhnya jamur.
 

Ya, kebiasaan baik ini akan mencegah tumbuhnya sejenis jamur bernama Candida albicans di daerah bibir, gusi dan lidah. Gejalanya, lidah bayi jadi keputih-putihan. Kalau sudah terjadi infeksi jamur begini, Anda harus membawanya ke dokter untuk diberi obat anti jamur yang diteteskan ke lidah bayi.

Mencegah tumbuhnya jamur. Darimana datangnya jamur di mulut bayi? Dari Anda, ibunya. Jamur ini terdapat di selaput lendir, misalnya vagina. Jika Anda memegang tangan bayi dengan tangan Anda yang kurang bersih setelah buang air bersih atau air besar, lalu bayi memasukkan tangannya ke mulutnya, maka hinggaplah jamur Candida di mulutnya.

Penularan juga bisa berasal dari puting susu ibu yang terinfeksi jamur Candida. Karena itu, sebelum menyusui, bersihkan dulu puting susu dengan air hangat, atau dengan air susu Anda sendiri, karena ASI mengandung zat-zat anti bakteri. 

Selain itu, jagalah jangan sampai bayi memegang mulut Anda, lalu memasukkan tangannya ke mulutnya. Hal ini dapat memindahkan bakteri. 

Ini langkah-langkahnya. Membersihkan mulut bayi tidak harus dilakukan setiap kali selesai menyusui, tetapi cukup dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore sebelum tidur. Berikut langkah-langkah membersihkan mulut bayi yang bisa Anda lakukan :
  1. Letakkan bayi di pembaringan yang datar dan empuk agar Anda lebih mudah membersihkan mulutnya. Basahi kain kasa atau waslap dengan air matang hangat, lalu balut pada jari telunjuk Anda. Mulailah membersihkan mulut dari bagian luar, yaitu bibir dan sekitarnya. 
  2. Dengan bantuan jari tangan Anda, buka mulut bayi kemudian masukkan jari telunjuk Anda dan gosok perlahan gusi mulai dari bagian belakang atas hingga ke depan atas. Setelah selesai, bersihkan gusi bagian bawah dari belakang terus ke depan. 
  3. Jangan lupa bersihkan lidah bayi. Lakukan mulai dari pangkal lidah (ingat, jangan terlalu ke belakang), lalu perlahan-lahan ke bagian depan.
Salam sehat… ^^

Rabu, 19 Oktober 2011

Membersihkan Mulut Bayi


Mulut bayi, seperti juga anggota tubuhnya yang lain, sebaiknya selalu dibersihkan.
 
Ya, meskipun gigi-geliginya belum tumbuh, rutinitas membersihkan mulut bayi sejak usia dini akan menanamkan kebiasaan bagi bayi untuk rajin membersihkan giginya kelak.

Selain itu, Anda pun merupakan media yang potensial untuk perpindahan bakteri, entah saat memeluknya, mencium-ciumnya, atau saat bermain dengannya? Karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan daerah mulut bayi.

Jadi, sebelum menyusui, misalnya, jangan lupa selalu mencuci tangan dan puting payudara. Bersihkan puting dengan kapas yang dibasahi air matang hangat, atau olesi dengan air susu bunda sendiri (ASI mengandung zat-zat anti kuman).

Setelah menyusu. Tujuan utama membersihkan bagian mulut bayi adalah untuk selalu menjaga kebersihan daerah oral.  Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kain yang lembut yang telah dibasahi dengan air matang hangat.

Namun, jika Anda menemukan bercak-bercak putih di mulut bayi setelah bayi minum ASI,  padahal Anda sudah rajin membersihkan mulut bayi, Anda tidak perlu khawatir. Sisa-sisa ASI memang bisa menimbulkan bercak-bercak berwarna putih yang biasanya muncul pada bagian mulut, seperti bibir, bagian dalam pipi, langit-langit dan lidah. Tapi bercak-bercak putih sisa ASI itu tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada bayi.

Terkait soal bercak-bercak putih setelah menyusu, bunda perlu waspada jika bercak putih pada mulut bayi tersebut muncul setelah bayi minum susu formula.Sisa-sisa susu formula yang tak dibersihkan berpotensi menyebabkan tumbuhnya sejenis jamur, yaitu, Candida albicans. Susahnya, kalau jamur sampai tumbuh di mulut bayi, tidak bisa hanya dibersihkan dengan kain lembut. Jika dipaksa malah bisa menimbulkan luka. Obatnya hanya satu, yaitu dengan obat anti-jamur yang diteteskan ke mulut bayi.

Jadi, ayo bersihkan mulut bayi setelah bayi selesai menyusu. Kalau mulut bayi senantiasa bersih, bayi akan merasa nyaman, kesehatan mulut bayi terjaga dan tentu bayi merasa lebih segar.  

Catatan: Selain kain kasa, untuk membersihkan mulut bayi Anda bisa menggunakan sikat khusus yang bahannya terbuat dari plastik. Cara pemakaiannya dimasukkan ke telunjuk tangan.

Salam sehat… ^^

Kamis, 13 Oktober 2011

Bagaimana Jika Gigi Susu Anak Sudah Rusak Sejak Kecil?

Sebaiknya jangan didiamkan. Ingat, sumber kuman paling besar adalah di dalam mulut. Nah, kuman ini kemudian beredar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. Jadi, jika gigi anak rusak, misalnya berlubang, bisa jadi anak akan sering sariawan atau sering sakit. 

Perlu diketahui, gigi berlubang ternyata bisa memicu timbulnya berbagai penyakit, dari kencing manis sampai jantung. Jadi, jika gigi susu anak rusak atau berlubang, paling tidak, usahakan agar tidak menjadi lebih parah. Kenapa? Karena kalau sampai rusaknya parah dan mengenai saraf, bisa-bisa timbul bengkak di gusi.

Kalau gigi tetap anak tumbuh tepat waktu, maka tindakan yang dilakukan adalah meminimalisir kerusakan gigi susu, toh sebentar lagi gigi tetapnya akan tumbuh. Tapi, kalau gigi tetap anak tumbuh tidak tepat waktu, misalnya baru tumbuh di usia 7 tahun - Masak kita akan membiarkan anak sakit gigi terus sampai gigi tetapnya muncul? Ini tentu juga akan mempengaruhi aktivitas dan kecerdasan anak. Kalau anak sering sakit gigi dan tak mau makan, tentu ia jadi tak punya tenaga untuk beraktivitas dan berpikir. Anak pun cenderung rewel.

Kehilangan gigi sejak dini juga bisa mengakibatkan gangguan bentuk atau pertumbuhan gigi yang lain. Kalau gigi susu tanggal lebih dini, maka gigi tetap akan tumbuh tanpa guidance, sehingga bisa tumbuh seenaknya aja.

Juga harus diantisipasi adalah jika gigi tetap anak ternyata tak ada. Terkadang, ada anak yang memang tidak memiliki gigi tetap. Misalnya, benih geraham tidak ada. Ini tentu akan berakibat fungsi pengunyahannya terganggu. Nah, kalau geraham susunya sudah rusak atau tanggal, berarti tidak ada penggantinya karena benih geraham tetapnya tidak ada. Kalau ini diketahui sejak awal, geraham susu bisa dirawat dan dipertahankan supaya tetap ada. Jadi nggak masalah sekalipun gigi tetap tidak ada.

Pasalnya, gigi susu akan tanggal atau goyah kalau memang hilang akarnya. Sementara akar gigi susu akan dimakan (di-absorbsi) oleh gigi tetap.

Untuk memastikan apakah benih gigi tetap anak ada, satu-satunya jalan adalah dengan foto panoramik. Ini bisa dilakukan di usia sekitar 5 tahun, di masa transisi dari gigi susu ke gigi tetap.

Salam sehat… ^^