Banyak orang yang belum menyadari pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Padahal, sakit gigi bisa mengarah kepada hal-hal yang lebih serius. Bakteri yang terdapat dalam rongga mulut dapat terbawa dalam aliran darah dan mempengaruhi kesehatan tubuh secara umum. Salah satu hal yang berkaitan erat dengan kebersihan rongga mulut adalah kehamilan.
Sudah banyak penelitian yang telah mengungkapkan kaitan antara kehamilan dengan perubahan dalam jaringan pendukung gigi. Salah satu faktor penyebabnya adalah adanya perubahan hormonal pada wanita yang sedang hamil, yaitu peningkatan kadar estrogen dan progesteron. Kenaikan kadar hormon ini menyebabkan gusi lebih mudah meradang (gingivitis). Peradangan gusi yang terjadi saat hamil sangat sering ditemui dan disebut pregnancy gingivitis. Gambarannya adalah bentuk membulat, permukaan licin mengilat, berwarna merah menyala, konsistensi lunak, mudah berdarah bila kena sentuhan.
komponennya seperti lipopolisakarida yang dapat memicu pelepasan modulator imun seperti PGE2 dan TNF-α, yang secara normal dibutuhkan dalam proses kelahiran. Pada tahun 1996, Offenbacher meneliti korelasi antara periodontitis dan kelahiran bayi prematur berberat badan lahir rendah. Penelitian ini dilakukan pada 124 wanita hamil dan wanita yang telah melahirkan. Hasilnya diperoleh bahwa wanita yang memiliki bayi prematur berberat badan lahir rendah menderita periodontitis yang lebih buruk dari pada wanita yang memiliki bayi berberat badan lahir normal. Offenbacher juga menemukan bahwa wanita dengan periodontitis 7.5 kali lebih berpotensi memiliki bayi prematur berberat badan lahir rendah daripada wanita dengan rongga mulut yang sehat. Pada penelitian yang dilakukan di RS. DR. Kariadi Semarang diperoleh bahwa wanita dengan periodontitis mempunyai risiko 8,75 kali mengalami kelahiran bayi prematur berberat badan lahir rendah daripada wanita dengan rongga mulut yang sehat.
Periodontitis adalah peradangan atau infeksi pada jaringan penyangga gigi (= jaringan periodontium). Yang termasuk jaringan penyangga gigi adalah gusi, tulang yang membentuk kantong tempat gigi berada, dan ligamen periodontal (selapis tipis jaringan ikat yang memegang gigi dalam kantongnya dan juga berfungsi sebagai media peredam antara gigi dan tulang).
Suatu keadaan dapat disebut periodontitis bila perlekatan antara jaringan periodontal dengan gigi mengalami kerusakan. Selain itu tulang alveolar (= tulang yang menyangga gigi) juga mengalami kerusakan. Periodontitis dapat berkembang dari gingivitis (peradangan atau infeksi pada gusi) yang tidak dirawat. Infeksi akan meluas dari gusi ke arah tulang di bawah gigi sehingga menyebabkan kerusakan yang lebih luas pada jaringan periodontal.
Perawatan kesehatan prenatal yang komprehensif termasuk menjaga kesehatan rongga mulut sering diabaikan. Hanya 22-34% perempuan di Amerika Serikat yang berkonsultasi dengan dokter gigi selama kehamilan. Bahkan ketika masalah di rongga mulut terjadi, hanya setengah dari wanita hamil yang memperhatikan hal itu.
Oleh karena itu, kebersihan rongga mulut sebelum dan semasa kehamilan sangat perlu diperhatikan dan dipelihara. Resiko terjadinya kelahiran prematur yang disebabkan kesehatan mulut ibu hamil buruk dapat diperkecil bila kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut selalu terjaga dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar